Kasat Pol PP Prov. NTT (Ir. Cornelis Wadu, M.Si - kiri), Asisten Pemerintahan (Drs. Benyamin Lola, M.Pd - tengah), dan Kasubdit PPNS Direktorat Pol PP dan Linmas (Drs. Bimo Aryo Tedjo, M.Si - kanan) dalam kegiatan BIMTEK Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi dan Kabupaten/Kota se - Nusa Tenggara Timur hari kedua (23/09/2020) di Aula Marungga 1 Hotel New Sasando Kupang.
Foto: Paulus Pattipeilohy


Hari ini (Rabu, 23/9), bertempat di aula Marungga 1 Hotel New Sasando Kupang, Asisten I Setda Prov. NTT membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-NTT, yang akan dilaksanakan sampai dengan Jumat, 25/9/2020.

Dalam sambutan Sekertaris Daerah yang dibacakan oleh Asisten I disampaikan bahwa kondisi Trantibum sangatlah dinamis dalam masyarakat yang multikultur dan multi etnis seperti pada masyarakat Nusa Tenggara Timur pada umumnya, dan Kota Kupang khususnya. Belum lagi permasalahan yang berkaitan dengan Peraturan Daerah maupun Keputusan Kepala Daerah yang harus ditegakkan dalam jumlah yang cukup banyak.

Menghadapi kondisi permasalahan demikian, maka anggota Pol PP khususnya para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dituntut untuk lebih memahami aturan/regulasi, memiliki sikap disiplin dan ketaatan pada aturan, memiliki jaringan informasi yang lebih luas, penguasaan medan yang detail dan tanggapan kondisi yang diduga akan terjadi suatu peristiwa Trantib, memiliki etika korps yang tinggi dan terampil, serta cekatan untuk mengatasi permasalahan ketentraman dan ketertiban umum.

Pelaksanaan Bimtek ini diawali dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Forum Satpol PP dan Damkar, Pertemuan Para Pejabat Bidang Damkar, serta Rakortek Daerah Berpotensi Kebakaran (Selasa, 22/9).

Rakor dan Bimtek juga menghadirkan dua nara sumber dari pusat yakni Kasubdit  PPNS,  Drs. Bimo Aryo Tedjo, M.Si dan Kasubdit Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur pada Direktorat SatPol PP dan Perlindungan Masyarakat, Eko Wulandaru, SE, MAP.

Laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Kepala Bidang SDA SatPol PP Prov. NTT, Sunardi, S.Pi, disampaikan bahwa tujuan utama dilaksanakan Kegiatan Bimtek dan Rakor ini adalah untuk menyamakan persepsi berkaitan dengan implementasi program/kegiatan, meningkatkan kemampuan teknis seluruh anggota SatPol PP dan merumuskan langkah strartegis dalam mengoptimalkan peran yang diemban sebagai garda terdepan penyelenggaraan Trantibum.

Selain itu Kasat SatPol PP Prov.  NTT, Ir. Cornelis Wadu, M.Si, dalam materinya yang berkaitan dengan kebijakan dalam Pembinaan SatPol PP disampaikan bahwa dalam waktu dekat akan diselenggarakan pemilukada serentak di sembilan (9) Kab/Kota. Peran Linmas di Kab/Kota sesuai Peraturan Gubernur nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban serta Perlindugan Masyarakat menjadi sangat penting dalam mengawal seluruh rangkaian pesta demokrasi agar berjalan dengan tertib dan tenteram.

Kasat Pol PP Prov. NTT, Ir. Cornelis Wadu, M.Si, juga menghimbau agar Satuan Polisi Pamong Praja yang ada di Kab/Kota tetap menjadi garda terdepan dalam proses pencegahan penyebaran virus corona yang semakin meningkat di NTT dengan memperhatikan pedoman tatanan normal baru yang telah dikeluarkan oleh Pemeritah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam rangkaian kegiatan Rakor Forum Satpol PP dan Damkar juga dibangun sebuah kesepakatan bersama dalam bentuk Kerja Sama Operasional (KSO) antar Prov/Kab/Kota yang bertujuan untuk meningkatkan mutu/kualitas peran Satpol PP dalam penyelenggaraan Trantibum dan Linmas.**(LD)