Seorang Srikandi sedang membagikan masker kepada seorang kakek pada saat melakukan himbauan mengenai covid-19 (05/07/2020) di depan Pasar Kasih Naikoten 1 Kupang.
Foto: Agus Widodo

 

Keberadaan Perempuan atau kerap disapa srikandi di Satuan Polisi Pamong Praja akan membentuk persepsi yang positif, karena perempuan merupakan makluk ciptaan Tuhan yang memiliki sifat lembut dan penuh kasih. Emansipasi kearah yang lebih modern. Dan kini sudah banyak srikandi yang berada di ranah publik (perempuan yang berkarir) yang dimana pekerjaan yang diemban oleh perempuan sama dengan pekerjaan yang diemban oleh kaum pria.

Perempuan selalu mengutamakan pendekatan yang lebih persuasive dalam mengatasi setiap persoalan lapangan. Setiap ada kegiatan lapangan, para srikandi selalu tampil dengan penuh keyakinan dimana ada kebahagian tersendiri saat tugas yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik.

Bersahabat dengan alam, naik turun kendaraan dalmas merupakan hal yang biasa dan sudah terbiasa. Begitu banyak pengalaman yang menarik saat menerima perintah tugas dan itu merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dalam keseharian banyak hal yang dikerjakan guna mendukung kelacaran seluruh kegiatan yang bersentuhan langsung dengan penyelenggaraan ketenteraman dan ketertibam umum, mulai dari menyiapkan administrasi  sampai pada turun lapangan bersama kaum laki-laki.

Dengan dibekali sarana yang terbatas, para srikadi tetap maju dan terus maju untuk menciptkan rasa aman dan nyaman. Para srikandi ini rata rata semua belum mengikuti pendidikan latihan dasar sebagai akibat terbatasnya anggara daerah, sehingga setiap mereka tetap berjuang untuk meningkatkan pengetahuan dengan menggunakan media informasi yang ada.

Dalam pekerjaan mau tidak mau harus bisa membagi waktu antara tugas dilapangan dan tugas  sebagai ibu rumah tangga. Saat bertugas dilapangan para srikandi ini betul-betul memanfaatkan waktu dan kepercayaan dan saat kembali ke rumah para srikandi inipun memanfaatkannya bersama keluarga.

Pandangan masyarakat yang dibilang keliru, selalu menjadi topik menarik bagi para srikandi ini. Masyarakat belum memahami betul tugas dan fungsi Satuan Polisi pamong Praja. Perjuangan sebagai perempuan yang bekerja keras dan bekerja tuntas semestinya menjadi penghargaan tersendiri dimata masyarakat.

Banyak harapan yang belum tergapai  untuk kemajuan para srikandi ini salah satunya bisa bertambahnya jumlah personil  Pegawai Negeri Sipil srikandi yang usianya lebih muda. Di Provinsi lain diluar NTT  Performen srikan Satuan Polisi Pamong Praja sungguh-sungguh luar biasa karena tugas yang bersentuhan dengan masyarakat..***LD